Mengenal Lebih Dekat BBPPKS Yogyakarta

Mengenal Lebih Dekat BBPPKS Yogyakarta

Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta telah beberapa kali mengalami perubahan nomenklatur. Diawali dengan pembentukan Kursus Dinas Sosial Tingkat Menengah (KDSM) pada tahun 1957 di Jl. Mangkubumi Yogyakarta. Peserta KDSM mengikuti pendidikan selama dua tahun dan lulusannya disetarakan dengan lulusan SLTA. Pada tahun 1963 nama KDSM berubah menjadi Kursus Kejuruan Sosial Tingkat Menengah (KKSTM). Lokasi kantor KKSTM berpusat di Jl. Nitipuran, Patangpuluhan Yogyakarta.

Pada Tahun 1975, KKSTM berubah menjadi Kursus Tenaga Sosial (KTS) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor : 10/1975. KTS merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan dan berada di bawah Pusdiklat Pegawai dan Tenaga Kesejahteraan Sosial. Kursus Tenaga Sosial (KTS) berkantor di Jl. Veteran No. 8 Yogyakarta.

Pada tahun 1996 KTS berubah menjadi Balai Diklat Pegawai dan Tenaga Sosial (BDPTS) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor: 27/HUK/1996. Pada Tahun 1997 dilaksanakan pembangunan gedung kantor baru di Purwomartani Kalasan Sleman Yogyakarta, dan sejak 1998 Kantor Pusat BDPTS Yogyakarta berlokasi di Purwomartani Kalasan Sleman Yogyakarta.

Pada Tahun 2000 BDPTS berubah menjadi Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Kesejahteraan Sosial Nasional (BKSN) Nomor: 08A/HUK/BKSN/2000, BDPTS dikembangkan lagi menjadi Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta merupakan instansi setingkat eselon II sampai saat ini.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial RI Nomor: 53/HUK/2003 tanggal 23 Juli 2003 Tentang Organisasi dan Tata kerja Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial, BBPPKS Yogyakarta adalah Unit Pelaksana Teknis di bidang pendidikan dan pelatihan kesejahteraan sosial di lingkungan Departemen Sosial yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Kepala Badan Pelatihan dan Pengembangan Sosial.

BBPPKS Yogyakarta bertugas melaksanakan pendidikan dan pelatihan kesejahteraan sosial bagi Tenaga Kesejahteraan Sosial Pemerintah (TKSP) dan Tenaga kesejahteraan Sosial Masyarakat (TKSM), pengkajian dan penyiapan standarisasi pendidikan dan pelatihan,pemberian informasi serta koordinasi dengan instansi terkait sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BBPPKS Yogyakarta memiliki fungsi Penyusunan Rencana Dan Program Serta Evaluasi dan Penyusunan Laporan Diklat Kesejahteraan Sosial, Persiapan Diklat Kesejahteraan Sosial, Pelaksanaan Diklat Kesejahteraan Sosial, Pelaksanaan Advokasi dan Pemberian Informasi Diklat Kesejahteraan Sosial dan Pengelolaan Urusan Tata Usaha. 

Jenis pelayanan diklatnya ada diklat Pencegahan dan Penanganan Stunting, P2K2/FDS. PDPS, Pekerja Sosial Pendamping Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Wilayah kerja dari BBPPKS Yogyakarta terdiri dari enam provinsi yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Sumber Daya Apartar (SDA) menjadi komponen penting yang menjadi asset organisasi yang menjadi faktor kunci kesuksesan dalam mencapai visi dan misi organisasi. BBPPKS Yogyakarta sebagai Lembaga diklat memiliki Sumber Daya Aparatur berjumlah 77 orang yang diklasifikasikan dalam tiga jabatan yaitu jabatan struktural, jabatan fungsional tertentu dan jabatan fungsional umum. Jabatan struKtural berjumlah 4 orang, fungsional tertentu berjumlah 30 orang dan fungsional umum berjumlah 43 orang.

BBPPKS Yogyakarta memiliki dua kampus Pendidikan dan pelatihan. Kampus 1 atau kantor utama terletak di Purwomartani, Kalasan, Sleman tyang dibangun pada tahun 1997. Kampus 2 bertempat di Jl. Veteran No. 8 Yogyakarta. 

Bagikan :